Selasa, 02 April 2019

SUNAH-SUNAH UMROH



Ibadah Umroh (bahasa Arab: عمرة) adalah berkunjung ke kota suci Makkah khususnya ke Masjidil Haram untuk melakukan serangkaian ibadah sesuai dengan rukun umroh dan syarat-syarat ibadah umroh yang telah ditetapkan Rasulullah Muhammad shalallahu ‘alaihi wassalam.

Ibadah umroh yang juga disebut haji kecil ini dapat dilakukan kapan saja, kecuali pada hari Arafah yaitu tgl 10 Zulhijjah dan hari-hari Tasyrik yaitu tanggal 11,12,13 Zulhijjah. Namun untuk saat ini mengingat besarnya jamaah haji maka jadwal ibadah umroh dibatasi. Khusus bulan Zulqaidah-Zulhijjah-Muharam tidak dikeluarkan visa umroh. Hal ini dilakukan pemerintah Saudi untuk meningkatkan pelayanan kepada jamaah haji selama melakukan ibadah haji.

Perbedaan ibadah umroh dengan ibadah haji adalah pada waktu dan tempat pelaksanaan ibadah. Umroh dapat dilaksanakan sewaktu-waktu, setiap hari, setiap bulan, setiap tahun, kecuali waktu-waktu yang dilarang, dimulai dengan berihrom dan niat dari tempat miqot yang ditetapkan dan melakukan thawaf, sa’i serta tahalul di Masjidil Haram.

Sedangkan ibadah haji hanya dapat dilaksanakan pada beberapa waktu antara tanggal 1 Syawal hingga 13 Dzulhijjah. Sementara pelaksanaan ibadah haji sendiri adalah mulai 8 Dzulhijjah hingga 12 Dzulhijjah. Pelaksanaannya dimulai dengan berihrom dan niat dari tempat miqot yang ditetapkan, wukuf di Padang Arofah, mabit atau menginap di Muzdalifah, melepar jumrah dan mabit di Mina, serta  ditutup dengan thawaf ifadhoh di Masjidil Haram. Pelaksanaan ibadah umroh bisa berdiri sendiri, namun ibadah haji harus disertai ibadah umroh. Baik dengan Haji Ifrad, Haji Qiran, maupun Haji Tamattu.

Jadi tempat dalam melakukan ibadah haji dan umroh pun berbeda. Memang keduanya ada kesamaan, misalnya dalam hal miqat (tempat pertama kali mengucapkan niat haji/umroh). Juga karena melakukan ibadah yang sama yaitu thawaf dan sa’i maka tempatnya pun sama, yaitu di Mekah. Namun untuk umroh tidak ada syariat wukuf dan mabit sehingga tidak diperlukan pergi ke Arafah, Mina dan Muzdalifah. Dalam ibadah haji ketiga tempat tersebut wajib dikunjungi karena termasuk rukun dan wajib haji.

Dari segi bentuk atau jenis ibadah juga ada perbedaan. Ibadah umroh hanya melakukan ihram dan niat, thawaf, sa’i serta tahallul. Yakni jika telah selesai sa’i maka melakukan tahallul dengan menggunting rambut atau mencukur gundul. Sementara itu ibadah haji adalah ibadah umroh (ihram dan niat, thawaf, sa’i serta tahallul) ditambah dengan wukuf di Arafah, mabit (tinggal/menetap) di muzdalifah dan melempar jumroh serta mabit di Mina.

Dengan demikian jelas bedanya antara haji dan umroh. Jadi, inti prosesi ibadah haji adalah wukuf di padang Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah selepas matahari tergelincir sampai magrib. Apabila hal itu tidak dilakukan maka seseorang tidak dapat dikatakan sudah berhaji. Sedangkan ibadah umroh intinya hanya melakukan thawaf dan sa’i. Keduanya didahului dengan memakai pakaian ihram di miqat (tempat) yang telah ditentukan dan diakhiri dengan tahallul (bercukur).

Jadi bagi seorang calon jamaah umroh dan haji, penting ia harus mengetahui apa itu ibadah haji, apa itu ibadah umroh. Calon jemaah umroh dan haji harus bisa membedakan ibadah-ibadah mana  yang termasuk haji dan mana yang termasuk umroh.

Amalan sunah adalah sesuatu yang dulu sering dilakukan oleh Rasulullah SAW secara rutin. Bila kita mengerjakannya kita akan mendapat pahala dan bila tidak kita kerjakan, tidak akan mendapat dosa.

Sunah dalam ibadah umroh artinya amalan  penyempurna bagi pelaksanaan ibadah umroh. Jamaah yang mengerjakan sunah umroh akan diberi pahala tapi bila dalam pelaksanaannya ada yang tertinggal juga tidak akan membatalkan ibadah umroh dan tidak membayar denda.

Yang termasuk amalan sunnah adalah :

Mandi, memotong kuku, menipiskan kumis, mencabut bulu ketiak, dan mencukur rambut kemaluan sebelum berihram (melafazhkan niat ihram).
Memakai minyak wangi setelah mandi pada badan bukan pada pakaian, sebelum mengucapkan niat ihram. Apabila telah mengucapkan niat ihram maka tidak boleh baginya untuk memakai minyak wangi, baik pada pakaian maupun badan.
Berihram memakai dua lembar kain putih satu dijadikan selendang dan yang satu dijadikan sarung
Mengucapkan talbiyah sambil meninggikan suara,
لَـبَّـيْكَ اللَّهُمَّ لَـبَّـيْكَ، لَـبَّـيْكَ لاَ شَرْيَكَ لَكَ لَـبَّـيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لاَ شَرِيْكَ لَك

“Aku memenuhi panggilan-Mu Ya Allah (sungguh) Aku memenuhi panggilan-Mu, (sungguh) Aku memenuhi panggilan-Mu tiada sekutu bagimu, sesungguhnya seluruh pujian kesempurnaan, dan seluruh nikmat serta kekuasaan hanya milik-Mu yang tiada sekutu bagi-Mu.”

Melakukan Al-Idhthiba’ pada saat thawaf. Al-Idhthiba’ yaitu melilitkan kain ihram ke bagian pundak kiri dan membiarkan pundak kanan terbuka melewati bagian bawah ketiak kanan.
Mencium Al-Hajarul Aswad jika memungkinkan, tanpa mengganggu atau menyakiti jama’ah haji atau umrah lainnya. Kalau tidak memungkinkan cukup dengan menyentuhnya dengan tangan kemudian mencium tangannya tersebut. Dan apabila juga tidak memungkinkan maka cukup dengan memberikan isyarat dengan lambaian tangan tanpa mengecupnya. Hal ini dilakukan setiap putaran thawaf dengan mengucapkan takbir: Allahu Akbar. Sebagaimana dalam hadits di atas.
Menyentuh Ar-Ruknul Yamani tanpa menciumnya, jika tidak memungkinkan untuk menyentuh maka tidak disunnahkan untuk berisyarat dengan lambaian tangan.
Banyak berdzikir dan berdo’a saat thawaf
Minum air zam-zam

Ketika berada di antara Ar-Ruknul Yamani dan Al-Hajarul Aswad mengucapkan doa :
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّا
Yang artinya :
“Wahai Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka.” (Diolah dari berbagai sumber).



Untuk informasi lebih lanjut dan info pendaftaran hubungi :
Tlp. 0856.9281.9898
Web : Al-Umroh.com

Terimakasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PERBEDAAN UMROH DAN HAJI

Indonesia merupakan salah satu negara terbesar di dunia yang memiliki banyak ragam budaya, agama, ras, suku, dll. Tapi berbicara soal ...