Jumat, 29 Maret 2019

PENGERTIAN UMROH DAN DALILNYA MENURUT AL-QU'RAN



Definisi umrah adalah salah satu kegiatan ibadah dalam agama Islam yang pelaksanaannya hampir mirip dengan pelaksanaan ibadah haji. Ibadah umrah dilaksanakan dengan cara melakukan beberapa ritual ibadah di kota suci mekah khususnya di Masjidil Haram.

Pada istilah teknis Syari'ah, umrah berarti melaksanakan tawaf di ka'bah dan sa'i antara shofa dan marwah, setelah memakai ihram yang di ambil dari miqat, atau yang sering di sebut dengan haji kecil.

Pengertian umrah dilihat dari segi bahasa, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, umrah berarti berkunjung atau kunjungan (ziarah) ke tempat suci sebagai bagian dari upacara naik haji, dilakukan setiba di Mekah dengan cara berihram, tawaf, sai, dan bercukur, tanpa wukuf di padang Arafah, yang pelaksanaannya di lakukan berbarengan waktu haji atau di luar waktu haji.

Sedangkan umrah dalam Al-Quran di bahas dalam surat Al-Baqarah ayat 158 dan surat Al-Baqarah ayat 196.

Al-Baqarah 158
yang artinya :
Sesungguhnya shaffa dan marwa adalah sebahagian dari syi'ar Allah [102]. Maka Barangsiapa yang beribadah haji ke Baitullah atau ber-'umrah, maka tidak ada dosa baginya [103] mengerjakan sa'i antara keduanya. Dan Barangsiapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah maha mensyukuri [104] lagi maha mengetahui.

Al-Baqarah 196
yang artinya :
Dan sempurnakanlah ibadah haji dan 'umrah karena Allah. Jika kamu terkepung (terhalang oleh musuh atau karena sakit), maka (sembelihlah) korban [120] yang mudah di dapat, dan jangan kamu mencukur kepalamu [121], sebelum korban sampai di tempat penyembelihan. Jika ada di antaramu yang sakit atau ada gangguan di kepalanya (lalu ia bercukur), maka wajiblah atasnya berfid-yah, Yaitu: berpuasa atau bersedekah atau berkorban.

apabila kamu telah (merasa) aman, maka bagi siapa yang ingin mengerjakan 'umrah sebelum haji (di dalam bulan haji), (wajiblah ia menyembelih) korban yang mudah di dapat. tetapi jika ia menemukan (binatang korban atau tidak mampu), Maka wajib berpuasa tiga hari dalam masa haji dan tujuh hari (lagi) apabila kamu telah pulang kembali. itulah sepuluh (hari) yang sempurnah. demikian itu (kewajiban membayar fidyah) bagi orang-orang yang keluarganya tidak berada (disekitar) masjidil Haram (orang-orang yang bukan penduduk kota Mekah). dan bertaqwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah sangat keras siksaan-Nya.

Demikianlah mengenai definisi umrah beserta dalilnya menurut Alquran dan ahlinya, ya Allah mudahkanlah kami agar kami dapat melaksanakan perintahmu yaitu melaksanakn ibadah haji maupun umrah, aamiin.

Hukum Umrah
Dalil-dalil Hukum Umrah adalah Sunnah Mu'akkadah
Pendapat para ulama ini berdasarkan kepada sabda Nabi SAW yang ketika ditanya  tentang hukum melaksnakan umroh, apakah ia wajib atau tidak? Beliau mnjawab,” Tidak. Namun jika kalian umroh, maka itu lebih baik.” Juga berdasarkan sabda Nabi SAW:

Haji adalah jihad, sementara umrah hanya tathawwu’.
Alasan lainnya yang dijadikan dalil bahwa ibadah umrah sunnah adalah bahwa umrah merupakan ibadah yang tidak ditentukan waktunya, maka umroh pun tidak wajib sebagaimana halnya thawaf mujarad.

Pendapat Kedua : Umroh Hukumnya Wajib, Terutama bagi Orang-orang yang Diwajibkan Haji.

Pendapat ini dianut oleh Imam Asy-Syafi’i menurut versi yang paling sahih di antara kedua pendapatnya, Imam Ahmad menurut versi lain, Ibnu Hazm, sebagian ulama mazhab Maliki, kalangan mazhab Imamiyyah, Asy-Sya’bi, dan Ats-Tsauri.
Pendapat ini juga merupakan pendapat mayoritas ulama dari kalangan sahabat dan lainnya, dan mereka bersepakat bahwa pelaksanaannya hanya satukali seumur hidup sebgaimana halnya ibadah haji.

Waktu Ibadah Umroh
Sesuai paparan mengenai pengertian umroh di atas, kita bisa tarik kesimpulan bahwa ibadah umrah dapat dilakukan kapan saja, kecuali pada hari-hari yang dimakruhkan seprti hari 'Arafah, Nahar & Tasyriq. Berbedaannya dengan ibadah hajji adalah ibadah hajji waktunya hannya antara tangal 08 sampai dengan 12 Dzulhijjah.

Ibadah ‘umroh ini dapat langsung dilakukan dengan ibadah haji, yaitu dengan cara melakukan hajji secara tamattu’ atau qiran. Kenapa? Karena dalam hajji tamattu’ dan hajji qiron sudah ada ‘umroh di dalam kedua hajji tersebut.

Karena umroh waktunya yang tidak terikat, waktunya pun dapat disesuaikan dengan jadwal kerja atau dengan liburan anak anak sekolah atau dengan memanfa'atkan momen momen tertntu seperti halnya tahun baru, musim semi di daratan Eropa yang berimbas ke beberapa negara negara Islam sekitarnya, pada bulan suci Ramadhan, dan lain lain.

Syarat dan Rukun Wajib Ibadah Umroh
Memahami pengertian umroh dan yang terkait kurang lengkap tanpa mengetahui syarat dan rukun umroh.

1. Syarat Umroh
Beragama Islam
Telah aqil baligh (dewasa dan berakal sehat), meskipun Anda dapat mengajak anak-anak untuk melakukannya, namun umroh yang sah tetaplah bagi mereka yang telah akil baligh. Namun perjalanan umroh bagi anak-anak dapat dianggap sebagai sarana edukasi pendidikan agama Islam
Merdeka (bukan budak)
Ishtitho'ah (mampu)
Apabila seseorang tersebut tidak memenuhi syarat diatas maka gugurlah kewajiban umroh orang itu.

2. Rukun Umroh
Niat Ihram
Melakukan thawaf umroh
Sa’i (berlari-lari kecil) antara Shofa dan Marwah
Bertahallul (mencukur seluruh atau sebagian rambut kepala)

Rukun Umroh diatas harus dilakukan berurutan dan tidak boleh ditinggalkan salah satu rukunnya, karena bila tidak dilakukan akan menyebabkan umrohnya tidak sah dan harus diulang kembali.

Kesimpulan
Demikianlah pembahasan mengenai pengertian umroh, hukum dan keutamaan umroh, syarat dan rukun umroh. Semoga tulisan ini bermanfaat dan menambah wawwasan kita mengenai ibadah haji dan umroh. Aamiin Yaa Rabbal 'Alamiin.


Untuk informasi lebih lanjut dan info pendaftaran umroh hubungi :
Tlp. 0856.9281.9898
Web : Al-umroh.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PERBEDAAN UMROH DAN HAJI

Indonesia merupakan salah satu negara terbesar di dunia yang memiliki banyak ragam budaya, agama, ras, suku, dll. Tapi berbicara soal ...