PENTINGNYA SUNTIK VAKSIN MENINGITIS
Buku Kuning atau Buku Suntik Meningitis
Buku Suntik meningitis adalah salah satu dari beberapa
syarat dokumen yang harus dipenuhi oleh calon jamaah untuk dapat pergi Haji
maupun Umroh. Penyebabnya dikarenakan negara yang akan dikunjungi yaitu Arab
Saudi merupakan salah satu tempat endemik bagi penyebaran virus penyebab
penyakit meningitis. Sehingga dikhawatirkan akan terjadi penularan, sebab jika
ada seorang jamaah yang tertular sebelumnya berada dan ikut serta dalam satu
aktivitas bersama jamaah lainnya.
Penyakit Meningitis atau Radang Otak merupakan penyakit yang sangat serius karena menyerang selaput pelindung sistem saraf pusat. Penyakit ini dapat merusak kendali gerak, pikiran dan bisa menyebabkan kematian. Penyakit ini disebabkan oleh mikroorganisme (virus, jamur, bakteri), luka fisik, kanker, atau obat-obatan tertentu.
Selain untuk mencegah penularan meningitis, suntik meningitis ini juga berguna untuk mencegah penyakit menular lainnya seperti hepatitis, TBC, hiv/aids, tetanus, malaria.
Vaksin meningococcal yaitu merupakan vaksin yang dapat
bermanfaat untuk mencegah terjadinya meningitis. Akan tetapi bukan berarti
jamaah sepenuhnya terbebas dari penyakit meningitis setelah menerima suntik
vaksin ini.
Vaksin ini juga sangat bermanfaat untuk mencegah terjadinya
komplikasi meningitis ataupun timbulnya gejala berat dari meningitis bila
penerima vaksin mengalami meningitis.
Seperti halnya minum obat, vaksin juga dapat menyebabkan
terjadinya efek samping, mulai dari gejala ringan hingga berat (sangat jarang).
Efek samping ini hanya merupakan suatu reaksi alergi yang bervariasi dari efek
ringan hingga berat. Dan resiko terjadinya kematian ataupun reaksi alergi berat
yang dapat membahayakan jiwa setelah pemberian vaksin meningococcal sangat
jarang terjadi.
Untuk setiap vaksin serupa bisa mengandung risiko alergi,
meski sangat jarang terjadi. Orang yang telah di vaksin meningitis bisa
mengalami reaksi alergi parah beberapa menit atau jam sesudah mendapat
suntikan. Gejala alergi dapat berupa gejala-gejala sulit bernapas, mengi,
pucat, lemas, gatal-gatal, pusing, dan detak jantung cepat. Jika kondisi ini
terjadi, segera periksakan diri Anda ke rumah sakit.
Sebagian orang yang mendapat vaksin ini akan mengalami efek
samping nyeri ringan atau kemerahan d sekitar lokasi di mana suntikan
diberikan. Biasanya sebagian kecil orang lain mengalami demam. Keadaan ini
umumnya akan menghilang dalam 1-2 hari. Efek samping yang lainnya seperti pingsan.
Lakukan duduk atau berbaring kira-kira 15 menit setelah mendapatkan suntikan
meningitis hal ini bisa membantu mengurangi risiko.
JENIS-JENIS SUNTIKAN
Meningococcal Quadrivalent
- Suntikan wajib untuk semua jamaah haji dan umroh (arahan pihak berkuasa Arab)
- Perlu di ambil sekurang kurangnya 2 minggu sebelum jadwal keberangkatan ke Tanah suci
- Dapat mengekalkan daya imuniti tubuh selama 2 tahun.
INFLUENZA
- Sebaiknya diambil 1 bulan sebelum tanggal keberangkatan ke Tanah suci
- Selamat diambil, kecuali mereka yang alergi terhadap telur
- Jamaah yang berumur 60 tahun ke atas atau mereka yang mempunyai masalah kesehatan seperti lelah, kencing manis, paru-paru, dan ginjal
- Dapat mengekalkan daya imuniti tubuh selama 1 tahun
PNEUMOKOKUS
- Jamaah yang berumur 60 tahun ke atas atau mereka yang mempunyai masalah kesehatan seperti lelah, kencing manis, paru-paru, dan ginjal
- Penyakit ini merupakan penyakit utama di kalangan kanak-kanak dan warga tua di Tanah suci
- Dapat mengkekalkan daya imuniti selama 5 tahun
ALUR PROSES PELAYANAN
Pendaftaran Vaksinasi Online
- Pendaftar melakukan pendaftaran melalui form registrasi vaksinasi Online.
- Memilih tanggal permintaan pelayanan dan tanggal rencana keberangkatan.
- Memilih KKP terdekat untuk melakukan pelayanan.
- Melakukan pengisian detail keterangan pendaftaran.
- Upload passport hasil scanning dalam bentuk format jpeg|jpg|png.
- Mengisi alamat email untuk mendapatkan notifikasi hasil verifikasi pendaftaran oleh petugas KKP melalui email.
- Setelah melakukan pendaftaran secara online, pendaftar akan mendapatkan tanda terima dan file formulir pendaftaran dari KEMENKES SIMKESPEL.
- Datang ke KKP terdekat dan menyerahkan formulir pendaftaran.
- Menunggu antrian pembayaran.
- Biaya suntik sebesar 305.000 (khusus wanita yang masih usia produktif ada tambahan tes urine/kencing dengan tambahan biaya 25.000)
Pendaftaran Datang Langsung
- Membawa fotokopi paspor
- Pendaftar melakukan pendaftaran secara langsung di KKP terdekat.
- Mengisi formulir pendaftaran.
- Menyerahkan formulir kepada petugas dan menunggu antrian pembayaran.
- Biaya suntik sebesar 305.000 (khusus wanita yang masih usia produktif ada tambahan tes urine/kencing dengan tambahan biaya 25.000)
Pelayanan Vaksinasi
Pendaftar yang telah melakukan pendaftaran secara online diwajibkan datang pada tanggal permintaan pelayanan yang dipilih.
Menunjukan tanda terima ICV dan Formulir Pendaftaran dalam bentuk hardcopy kepada petugas KKP.
Petugas KKP akan melakukan verifikasi data pendaftar.
Pendaftar yang telah diverifikasi dan telah melakukan pembayaran akan diberikan pelayanan vaksinasi oleh petugas KKP.
Penerbitan dan Pengesahan ICV (Buku Kuning)
Petugas KKP melakukan vaksinasi kepada pasien.
Setelah proses vaksinasi selesai maka selanjutnya petugas KKP melakukan penerbitan dokumen ICV baru jika pendaftar belum mempunyai dokumen ICV atau Dokumen ICV yang sebelumnya ada telah habis.
Jika pasien sudah memiliki ICV sebelumnya maka akan dilakukan pengesahan oleh petugas KKP dengan mengisikan data pelayanan yang telah dilakukan.
Siapa saja yang sebaiknya tidak mendapat suntik meningitis?
Beberapa orang berikut ini perlu menunggu atau kalau perlu menghindari suntik meningitis karena dapat mengakibatkan:
Mereka yang pernah menderita penyakit alergi parah sehingga bisa mengancam nyawa setelah mendapat vaksin meningitis MCV4 atau MPSV4, atau vaksin lain.
Mereka yang dalam keadaan sakit sebaiknya menunda suntikan vaksin meningitis hingga kondisinya benar-benar sehat.
Mereka yang mengidap / pernah mengidap sindrom Guillain-Barre (penyakit gangguan sistem saraf).
Untuk ibu hamil dan menyusui perlu mengonsultasikan kesehatannya terlebih dahulu kepada ahlinya (dokter) sebelum menerima vaksin meningitis.
Vaksin meningitis tidak masuk dalam daftar vaksin wajib untuk anak anak di Indonesia. Namun sebagai salah satu syarat keberangkatan umroh haji juga mengingat penting serta berbahayanya penyakit yang bisa saja diderita, oleh karena itu alangkah baiknya pemberian vaksin meningitis pada anak diprioritaskan dan diberikan tepat waktu.
Dibawah ini kami sampaikan tempat dimana calon jamaah bisa melakukan suntik meningitis. Berikut lokasi alamat tempat suntik Meningitis dan rumah sakit yang mengeluarkan buku kuning dapat di peroleh pada hari kerja, Senin sampai Jum’at di :
TEMPAT, ALAMAT SUNTIK MENINGITIS DI SELURUH INDONESIA
DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA
- Alamat Lengkap Kantor Kesehatan Pelabuhan suntik vaksin meningitis di Soekarno-Hatta
- Alamat Lengkap Kantor Kesehatan Pelabuhan suntik vaksin meningitis di Bandara Halim Perdana Kusuma
- Alamat Lengkap Kantor Kesehatan Pelabuhan suntik vaksin meningitis di Tanjung Priok
- Alamat Lengkap Kantor Kesehatan Pelabuhan Suntik Vaksin Meingitis Rumah Sakit Persahabatan
- Alamat Lengkap Kantor Kesehatan Pelabuhan suntik vaksin meningitis Tanjung Priok
Sekian artikel hari ini semoga bermanfaat untuk kalian
Untuk informasi umroh anda bisa langsung hubungi Tlp/Wa : 0856-9281-9898



Tidak ada komentar:
Posting Komentar